Category Archives: Cerpen

Ayah, cepatlah kembali … Aku menunggumu di sini

Ayah, cepatlah kembali … Aku menunggumu di sini (Hanya sebuah cerpen) Grogol, 21 Maret 1996. “Yah, Ayah, aku lapar …,” suara pelan tersebut terdengar di antara suara bising ribuan kendaraan yang berlalu lalang. Setelah mengulang sekali, pria tua renta tersebut

Ayah, cepatlah kembali … Aku menunggumu di sini

Ayah, cepatlah kembali … Aku menunggumu di sini (Hanya sebuah cerpen) Grogol, 21 Maret 1996. “Yah, Ayah, aku lapar …,” suara pelan tersebut terdengar di antara suara bising ribuan kendaraan yang berlalu lalang. Setelah mengulang sekali, pria tua renta tersebut

Pelangi Kereta Senja

Pelangi Kereta Senja[1] Airoe L Fariee[2]     Genap sudah 2 tahun aku putus dengannya, pertama putus dengan gadis yang ku cintai dan yang kedua putus dengan gadis yang ku kagumi, hanya berselang satu minggu jaraknya. Ini lah ceritaku, lelaki

Pelangi Kereta Senja

Pelangi Kereta Senja[1] Airoe L Fariee[2]     Genap sudah 2 tahun aku putus dengannya, pertama putus dengan gadis yang ku cintai dan yang kedua putus dengan gadis yang ku kagumi, hanya berselang satu minggu jaraknya. Ini lah ceritaku, lelaki

Pria bodoh dan cinta mati di hatinya*.

“Assalamu Alaikum …, apa kabar?” Tanya pria bodoh tersebut. “Walaikum Salam, baik, apa kabarmu?” Tanya nya balik ke pria bodoh tersebut. “Alhamdulilah baik.” “Mana pasanganmu, aku melihatmu sendiri disini?” tanyanya pada sebuah acara pesta pernikahan. “Aku masih sendiri,” jawabnya pelan.

Pria bodoh dan cinta mati di hatinya*.

“Assalamu Alaikum …, apa kabar?” Tanya pria bodoh tersebut. “Walaikum Salam, baik, apa kabarmu?” Tanya nya balik ke pria bodoh tersebut. “Alhamdulilah baik.” “Mana pasanganmu, aku melihatmu sendiri disini?” tanyanya pada sebuah acara pesta pernikahan. “Aku masih sendiri,” jawabnya pelan.

14 Muharram 94 H. Samarkand-Andalusia. Aku mengirim surat cinta ku untuk mu Aisyah binti Ziyad, .. dan sampaikan kepada Ayahmu aku akan menikah dengan Juante Ferliana* di Samarkand – Andalusia.

14 Muharram 94 H Samarkand – Andalusia Untukmu Aisyah binti Ziyad Assalamu alaikum wahai adinda Aisyah*, apa kabar dengan ayah dan keluargamu di sana, dan sampaikan salam ku kepada ayahanda bila kau bertemu dengannya. Dan kabar kan abu baik –

14 Muharram 94 H. Samarkand-Andalusia. Aku mengirim surat cinta ku untuk mu Aisyah binti Ziyad, .. dan sampaikan kepada Ayahmu aku akan menikah dengan Juante Ferliana* di Samarkand – Andalusia.

14 Muharram 94 H Samarkand – Andalusia Untukmu Aisyah binti Ziyad Assalamu alaikum wahai adinda Aisyah*, apa kabar dengan ayah dan keluargamu di sana, dan sampaikan salam ku kepada ayahanda bila kau bertemu dengannya. Dan kabar kan abu baik –